Skip to content
Open access

PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP NILAI-NILAI TRANSENDENTAL DALAM TRADISI BARIKAN PADA ERA GLOBALISASI DI DESA GUMUKMAS JEMBER

Sep 2026 · EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran · 0 citations · 19 references

Abstract

ABSTRACT This study examines community understanding of transcendental values in the Barikan tradition in the era of globalization in Gumukmas Village, Jember Regency, during the period 2023–2025. Barikan is a traditional village cleansing ritual that is still preserved by the local community as an ancestral cultural heritage containing religious, social, and spiritual values. The purpose of this research is to describe the implementation of the Barikan tradition and to analyze how the community understands its transcendental values in the context of globalization. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Informants were selected using purposive sampling, consisting of village elders, religious leaders, community members, and younger generations. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the Barikan tradition is still regularly performed every year in the month of Syura (Muharram) with activities such as community deliberation, bringing communal food offerings, collective prayer, tahlil, and communal meals. The community understands Barikan as a spiritual medium containing transcendental values, including religious values as a means of praying to Allah SWT, the value of safety request (to reject misfortune), moral values in the form of respect for ancestors, and social harmony that strengthens community solidarity. In addition, other values such as unity, mutual cooperation, and character education are also present, although they are not fully realized by the community. In the era of globalization, the Barikan tradition continues to survive due to strong cultural awareness, despite challenges from changing lifestyles and generational shifts. ABSTRAK Penelitian ini membahas pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai transendental dalam tradisi Barikan pada era globalisasi di Desa Gumukmas, Kabupaten Jember tahun 2023–2025. Tradisi Barikan merupakan salah satu bentuk selamatan desa yang masih dilestarikan oleh masyarakat sebagai warisan budaya leluhur yang mengandung nilai religius, sosial, dan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan tradisi Barikan serta menganalisis pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai transendental yang terkandung di dalamnya di tengah arus globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari sesepuh desa, tokoh agama, masyarakat, dan generasi muda. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Barikan masih dilakukan secara rutin setiap tahun pada bulan Syura (Muharram) dengan rangkaian kegiatan seperti musyawarah, membawa berkat, doa bersama, tahlil, dan makan bersama. Masyarakat memahami tradisi Barikan sebagai media spiritual yang mengandung nilai religius, yaitu sebagai sarana berdoa kepada Allah SWT, nilai permohonan keselamatan (tolak balak), nilai moral berupa penghormatan kepada leluhur, serta nilai harmoni sosial yang memperkuat kebersamaan masyarakat. Selain itu, ditemukan juga nilai persatuan, gotong royong, dan pendidikan karakter yang belum sepenuhnya disadari masyarakat. Di tengah globalisasi, tradisi Barikan tetap bertahan karena adanya kesadaran masyarakat dalam menjaga identitas budaya lokal, meskipun terdapat tantangan perubahan pola pikir dan gaya hidup generasi muda.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.