Skip to content
Open access

TINJAUAN FIQH SIYĀSAH TERHADAP PERAN KEPALA DESA PADA PASAL 3 HURUF C PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR 2 TAHUN 2008 TENTANG PEMELIHARAAN KEBUDAYAAN LAMPUNG

Aug 2026 · QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies · 0 citations · 13 references

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 2 Tahun 2008 mengenai pemeliharaan kebudayaan di Desa Bungkuk melalui perspektif Siyāsah Tanfidziyah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dimana data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terkait kebijakan pelestarian budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa Bungkuk telah menjalankan fungsi eksekutifnya sebagai Ulil Amri lokal dengan memfasilitasi upacara adat, melindungi situs Prasasti Bungkuk, dan mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti amanah, musyawarah serta keadilan dalam setiap kebijakan desa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara kepatuhan terhadap hukum positif negara dan tanggung jawab moral-religius pemimpin desa menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya lokal serta mencegah degradasi moral akibat arus globalisasi.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.