Perwujudan Sikap Toleransi Antarumat Beragama Pada Siswa Di Lingkungan Sekolah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan sikap toleransi antarumat beragama pada siswa serta faktor pendukung dan penghambat perwujudan sikap toleransi di lingkungan SMP Negeri 1 Tongkuno Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 10 orang, yang terdiri atas 6 orang siswa dengan latar belakang agama yang berbeda sebagai responden dan 4 orang guru sebagai informan, yaitu kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, guru Pendidikan Agama Islam, dan guru Pendidikan Agama Katolik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perwujudan sikap toleransi antarumat beragama pada siswa ditunjukkan melalui perilaku bergaul tanpa membeda-bedakan agama dan latar belakang, menghormati hak dan pendapat teman, tidak menjauhi teman yang berbeda, menerima keberagaman agama dan suku, tidak memaksakan kehendak, tidak melakukan perundungan, menghormati kegiatan ibadah semua agama, menjaga kerukunan, serta bersikap sopan santun kepada seluruh warga sekolah. Faktor pendukung meliputi pendidikan dan kurikulum yang inklusif, peran aktif guru dan tenaga kependidikan, kebijakan sekolah yang mendukung keberagaman, lingkungan sekolah yang inklusif, keterlibatan orang tua, kegiatan ekstrakurikuler yang menghargai keberagaman, penggunaan media secara positif, serta keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan. Adapun faktor penghambatnya adalah masih kurangnya kesadaran sebagian siswa mengenai pentingnya sikap toleransi. Dengan demikian, perwujudan sikap toleransi antarumat beragama di SMP Negeri 1 Tongkuno Selatan telah terlaksana dengan baik melalui pembiasaan perilaku saling menghargai, menghormati, dan hidup rukun dalam keberagaman.