STRATEGI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI MELALAUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Abstract
Pernikahan dini merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih banyak terjadi di Indonesia dan menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari aspek kesehatan, psikologis, pendidikan, maupun sosial. Fenomena ini umumnya dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan, kondisi ekonomi keluarga, budaya, serta kurangnya pemahaman terhadap ajaran agama Islam yang menekankan kesiapan lahir dan batin dalam pernikahan. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran moral dan spiritual remaja agar mampu mengambil keputusan secara bijak terkait pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam mencegah terjadinya pernikahan dini, mengidentifikasi strategi pencegahan yang dapat dilakukan melalui Pendidikan Agama Islam, serta mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis buku, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kesabaran, pengendalian diri, serta pemahaman tentang tujuan dan tanggung jawab pernikahan menurut Islam. Oleh karena itu, penguatan Pendidikan Agama Islam secara terpadu melalui jalur formal, nonformal, dan informal dapat menjadi upaya efektif dalam mencegah pernikahan dini dan membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab.