Strategi Pengelolaan Konflik Di Lembaga Pendidikan Islam
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pengelolaan konflik di MA Muhammadiyah Poso melalui internalisasi nilai budaya Sintuwu Maroso sebagai pendekatan kultural dalam manajemen pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan meliputi kepala madrasah, tiga wakil kepala madrasah, dan enam guru. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan simpulan yang divalidasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konflik diwujudkan melalui empat strategi utama, yaitu musyawarah terbuka, pendekatan personal-kekeluargaan, budaya saling menopang antarwarga madrasah, serta pengutamaan kepentingan bersama di atas kepentingan individu atau kelompok. Implementasi nilai Sintuwu Maroso selaras dengan prinsip ukhuwah, ta’awun, tabayyun, dan islah sehingga memperkuat budaya organisasi yang religius, harmonis, dan kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal tersebut dapat menjadi model kontekstual pengelolaan konflik dalam manajemen pendidikan Islam di masyarakat multikultural.