Skip to content
Review

Tabungan Haji dalam Kerangka Maqashid Syariah sebagai Pilar Perencanaan Keuangan Jangka Panjang Masyarakat Muslim Indonesia

Aug 2026 · Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam · 0 citations

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran tabungan haji sebagai instrumen strategis perencanaan keuangan jangka panjang masyarakat Muslim Indonesia melalui integrasi kerangka Maqashid syariah, khususnya prinsip hifz al-din dan hifz al-mal. Dengan menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) yang dipadukan analisis konseptual interpretatif, kajian ini mensintesis literatur akademik dan data kelembagaan terkini untuk mengidentifikasi kesenjangan antara motivasi religius penabung dan kesiapan finansial riil di tengah fenomena antrian haji yang mencapai rata-rata 26,4 tahun serta kenaikan struktural Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Temuan menunjukkan bahwa tabungan haji berfungsi efektif sebagai commitment device yang mendisiplinkan alokasi pendapatan, namun optimalisasinya masih terhambat oleh rendahnya literasi keuangan mikro, rigiditas likuiditas selama masa tunggu, dan komunikasi nilai manfaat yang terbatas dari tingkat makro institusi. Sebagai respons, penelitian ini merumuskan model perencanaan tiga fase (akumulasi, optimasi portofolio, dan pasca keberangkatan) yang terintegrasi dengan lima dimensi Maqashid, serta merekomendasikan kebijakan berupa standar transparansi imbal hasil riil oleh OJK dan BPKH, pengembangan produk Hajj-Plus berfitur likuiditas darurat dan takaful, serta edukasi keuangan berbasis komunitas. Hasil kajian menegaskan bahwa pendekatan maqashid syariah mampu mentransformasi tabungan haji dari sekadar biaya ritual terisolasi menjadi pilar ketahanan keuangan keluarga yang holistik, berkelanjutan, dan selaras dengan maslahah umat.

View source

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.