Skip to content
Open access

Pemanfaatan TikTok @edukasiparlemen dalam Strategi Komunikasi Publik Humas DPR RI

Sep 2026 · Kiwari · 0 citations · 21 references

Abstract

The rapid development of social media has encouraged government institutions to adapt their public information dissemination strategies, including the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI). This study aims to examine the public communication strategy implemented by the Public Relations Office of DPR RI in building a positive institutional image through the TikTok account @edukasiparlemen. This research employs a qualitative approach with a case study methos. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The finding reveals that the Public Relations Office of DPR RI utilizes content segmentation, namely Sensasi, Reduksi, and Jurasik, which are adjusted to the characteristics of generation Z as the primary audience. TikTok is used as a medium for information dissemination, political education, two-way public interaction, as well as a form of transparency through content and live streaming of DPR RI activities. Furthermore, the edutainment concept is applied to deliver information in an engaging and easily comprehensible manner. This study concludes that the TikTok account @edukasiparlemen plays a significant role in supporting the public communication of DPR RI and in fostering more open and approachable institutional image. Perkembangan media sosial medorong lembaga pemerintahan untuk beradaptasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh humas DPR RI dalam membangun citra positif lembaga melalui akun TikTok @edukasiparlemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas DPR RI menerapkan strategi komunikasi dengan memanfaatkan segmentasi konten Sensasi, Reduksi, dan Jurasik yang disesuaikan dengan karakteristik generasi Z sebagai audiens utamanya. TikTok dimanfaatkan sebagai media penyampaian informasi, sarana edukasi politik, interaksi dua arah dengan masyarakat, serta sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan DPR RI melalui konten dan siaran langsung kegiatan DPR RI. Selain itu, konsep edutainment digunakan untuk menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok @edukasiparlemen berperan penting dalam mendukung komunikasi publik humas DPR RI serta membangun citra lembaga yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.