Sekolah Berbasis Kesenian: Analisis Implementasi Program Indeks Pengembangan Kesenian (IPK) sebagai Penguatan Manajemen Berbasis Sekolah
Abstract
Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program Indeks Pengembangan Kesenian (IPK) kerangka analisis yang dikembangkan peneliti untuk memetakan integrasi kesenian ke dalam tiga komponen Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SDN Silih Asih 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa kesenian di sekolah ini telah menjadi bagian dari identitas kelembagaan, tercermin pada penempatan nilai Kreatif sebagai elemen pertama visi sekolah dan pada praktik pembelajaran sehari-hari. Namun, integrasi tersebut belum merata di seluruh komponen MBS: dukungan manajerial dan anggaran, keterlibatan siswa dalam diskusi, serta kemitraan dengan masyarakat masih tertinggal dibandingkan kekuatan pada tataran visi dan pembelajaran. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa otonomi MBS berbasis kesenian dapat kuat secara simbolik tanpa serta-merta kuat secara struktural. Penelitian merekomendasikan penyusunan kurikulum muatan lokal seni budaya Cirebon, festival seni tahunan, dan kemitraan formal dengan komunitas seni lokal sebagai langkah menjembatani kesenjangan tersebut.