Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Dalam Pengelolaan BUMDes Menuju Bisnis Berkelanjutan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis empat dimensi strategis dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yaitu kompetensi manajerial, kewirausahaan sosial, adaptasi teknologi, dan keberlanjutan bisnis desa. Pendekatan yang digunakan adalah interpretatif kualitatif, dengan melibatkan 15 informan yang terdiri atas kepala desa, pengelola BUMDes, perangkat desa, dan mitra masyarakat di Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk menggali pemahaman kontekstual mengenai dinamika pengelolaan BUMDes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial menjadi aspek penting dalam memperkuat tata kelola BUMDes, terutama terkait kemampuan merencanakan usaha, mengorganisasi kegiatan operasional, menyusun laporan keuangan, dan mengambil keputusan berbasis data. Kewirausahaan sosial terbukti menjadi penggerak utama partisipasi masyarakat dan penciptaan nilai sosial-ekonomi. Adaptasi teknologi, yang diukur melalui tingkat pemanfaatan digitalisasi dan sistem informasi desa, menjadi faktor kunci dalam efisiensi dan transparansi, meskipun penerapan teknologi masih menghadapi hambatan berupa literasi digital yang rendah, resistensi terhadap inovasi, dan keterbatasan infrastruktur internet. Dimensi keberlanjutan bisnis desa mengalami perkembangan melalui praktik usaha yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, walaupun masih bersifat parsial dan belum didukung oleh kebijakan kelembagaan yang konsisten. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa sinergi antara peningkatan kapasitas SDM, inovasi teknologi, dan komitmen terhadap keberlanjutan menjadi fondasi penting bagi transformasi BUMDes menuju model bisnis desa yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.