Analisis Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila Pada Siswa Kelas V SDI Labang Puni
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan motivasi belajar pendidikan pancasila pada siswa kelas V SDI Labang Puni dan untuk mengidentifikasi apa saja faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pendidikan pancasila kelas V, beberapa siswa kelas V, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data meliputi triangulasi sumber, teknik, dan teori. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan tujuh komponen pembelajaran kontekstual, yaitu konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Lima komponen terlaksana dengan baik, sedangkan masyarakat belajar dan penilaian autentik belum dilaksanakan secara optimal. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa siswa yang malu dalam menyampaikan pendapat dan masih bergantung pada temannya yang lebih aktif, sedangkan penilaian autentik masih terbatas. Namun, Penerapan model ini efektif meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama karena materi dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari dan didukung media pembelajaran serta kesiapan guru. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu, sarana, dan perbedaan kemampuan siswa, namun minat, semangat, perhatian, motivasi, dan partisipasi siswa tetap tinggi.