Skip to content
Open access

PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM KONTEN KREATOR LAMPUNG @dayintaa

Sep 2026 · J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · 0 citations

Abstract

This study aims to identify and describe the forms and meanings of slang used in the comment sections of the Instagram account @dayintaa_ on posts made during May and June. The theoretical framework relies on the views of Kridalaksana (2009) and Muslich (2008). A qualitative approach with a descriptive method was employed. The research data consists of vocabulary classified as slang found in Instagram comments, while the object of study is the use of slang by users on the @dayintaa_ account. Data was sourced from comments on the account, and collection was carried out using the "listen and note" (simak dan catat) method. The analysis revealed 70 instances of slang, comprising 14 abbreviations, 4 loanwords, 7 acronyms, 3 metatheses, 9 contractions, 6 clippings, 3 instances of foreign language usage, 10 improvisations of root words, 2 monophthongizations, and 12 newly coined words. Among these, abbreviations were the most dominant form of slang, as they are considered practical and facilitate faster communication on social media. Furthermore, the emergence of newly coined words demonstrates the creativity of social media users in generating vocabulary variations that align with linguistic evolution in the digital space.   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan bentuk dan makna bahasa gaul yang digunakan dalam kolom komentar akun Instagram @dayintaa_ pada unggahan selama bulan Mei dan Juni. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendapat Kridalaksana (2009) dan Muslich (2008). Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kosakata yang tergolong sebagai bahasa gaul dalam kolom komentar Instagram, sedangkan objek penelitian adalah penggunaan bahasa gaul oleh para pengguna pada akun @dayintaa_. Sumber data diperoleh dari komentar-komentar yang terdapat pada akun tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan sebanyak 70 data bahasa gaul yang terdiri atas 14 bentuk singkatan, 4 kata serapan, 7 akronim, 3 metatesis, 9 kontraksi, 6 pemenggalan, 3 penggunaan bahasa asing, 10 improvisasi kata asal, 2 bentuk monoftongisasi, dan 12 bentuk kata baru. Dari seluruh data tersebut, bentuk singkatan merupakan jenis bahasa gaul yang paling dominan digunakan karena dinilai lebih praktis dan mampu mempercepat proses komunikasi di media sosial. Selain itu, kemunculan bentuk-bentuk kata baru juga menunjukkan kreativitas pengguna media sosial dalam menciptakan variasi kosakata yang sesuai dengan perkembangan bahasa di ruang digital.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.