Skip to content
Open access

Analisis Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Kearifan Lokal untuk Membentuk Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 55/1 Sridadi

Aug 2026 · Jurnal Pendidikan Indonesia · 0 citations

Abstract

Fenomena meningkatnya pelanggaran etika seperti menyontek, rendahnya kedisiplinan, dan lemahnya akuntabilitas di kalangan siswa kelas V SD Negeri 55/1 Sridadi mendorong dilakukannya penelitian ini, mengingat potensinya sebagai benih perilaku koruptif. Meskipun sekolah memiliki khazanah kearifan lokal Melayu Jambi (seloko dan pantun nasihat) yang sarat pesan moral, pemanfaatannya sebagai medium pendidikan antikorupsi masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendidikan antikorupsi yang mengakar pada kearifan lokal terhadap pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Hasil riset mengindikasikan bahwa implementasi masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara kurikuler ke semua bidang studi. Upaya institusional seperti pemasangan media visual, kampanye verbal, dan kantin kejujuran telah dilakukan, termasuk pengintegrasian seloko, pantun, dan kegiatan kuliner tradisional. Hambatan utama terletak pada pemahaman siswa yang dangkal tentang korelasi antara ketidakjujuran dan korupsi. Kesimpulannya, pengintegrasian kearifan lokal terbukti efektif sebagai inisiasi dini pencegahan korupsi di level pendidikan dasar.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.