Skip to content
Open access

Penguatan Nilai Kearifan Lokal pada Program Ekstrakurikuler Tari Gandrung di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Srono

Sep 2026 · Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora · 0 citations

Abstract

Kearifan lokal merupakan bagian penting dari identitas budaya yang perlu diperkuat melalui pendidikan agar tetap relevan di tengah perkembangan globalisasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan sekolah adalah mengintegrasikan nilai budaya lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan nilai kearifan lokal melalui program ekstrakurikuler Tari Gandrung di SMP Negeri 2 Srono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang meliputi kepala sekolah, guru, pembina ekstrakurikuler, pelatih Tari Gandrung, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler Tari Gandrung tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan keterampilan seni, tetapi juga menjadi media internalisasi nilai kearifan lokal. Nilai-nilai yang diperkuat melalui kegiatan tersebut meliputi disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kerja sama, penghargaan terhadap keberagaman, dan sopan santun. Selain itu, Tari Gandrung menjadi media pembelajaran kontekstual yang membantu peserta didik memahami sejarah, makna budaya, serta identitas masyarakat Banyuwangi. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler berbasis budaya lokal dapat menjadi strategi pendidikan karakter sekaligus upaya pelestarian budaya daerah di lingkungan sekolah.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.