Manajemen Berbasis Sekolah dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review tentang Permasalahan dan Solusi
Abstract
Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar menuntut perubahan pedagogis yang didukung oleh kesiapan manajemen sekolah. Namun, berbagai penelitian menunjukkan masih terdapat kendala pada kompetensi dan pengembangan profesional guru, kesesuaian kurikulum dan asesmen, keterbatasan infrastruktur, kepemimpinan, kesiapan peserta didik, serta kemitraan sekolah. Penelitian ini bertujuan memetakan permasalahan, mensintesis solusi, dan mengidentifikasi bidang Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang perlu diperkuat dalam implementasi pembelajaran mendalam di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Literatur diperoleh melalui Google Scholar, Garuda, ERIC, DOAJ, Scopus, dan SINTA dengan rentang publikasi 2020–2026. Dari 50 artikel yang teridentifikasi, setelah proses screening dan eligibility diperoleh 36 artikel untuk dianalisis secara tematik berdasarkan enam bidang MBS: SDM, kurikulum dan pembelajaran, sarana-prasarana, kepemimpinan, peserta didik, dan kemitraan. Hasil menunjukkan bahwa hambatan paling dominan berada pada SDM, khususnya kompetensi pedagogis-digital, pelatihan, mindset, dan beban kerja, diikuti persoalan kurikulum, asesmen, infrastruktur, kepemimpinan, kesiapan siswa, dan kemitraan. Solusi utama meliputi pengembangan profesional berkelanjutan, penyelarasan kurikulum-asesmen, pemerataan sarana, kepemimpinan adaptif, diferensiasi, dan kolaborasi pemangku kepentingan. Implikasinya, pembelajaran mendalam perlu dikelola sebagai transformasi sistem sekolah, bukan sekadar inovasi pembelajaran, melalui penguatan MBS secara terpadu dan berkelanjutan.