HARMONISASI FITRAH DAN LINGKUNGAN DALAM PENDIDIKAN PESERTA DIDIK: SINTESIS TEORI KLASIK DAN PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
Abstract
Perdebatan klasik antara nativisme yang menekankan potensi bawaan dan empirisme yang mengedepankan pengaruh lingkungan terus membentuk wacana pendidikan modern. Meskipun teori konvergensi dan konsep fitrah dalam Pendidikan Islam sama-sama mengakui interaksi kedua faktor, keduanya seringkali dibahas secara terpisah atau hanya dalam kerangka perbandingan. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan mengajukan sebuah model sintesis pedagogis yang disebut "Model Konvergensi-Fitrah". Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, penelitian ini membangun sebuah kerangka kerja terpadu yang memposisikan fitrah sebagai fondasi teo-antropologis yakni predisposisi spiritual dan moral yang diaktualisasikan melalui pengalaman (empirical) dalam lingkungan yang mendukung (naturalistic). Hasilnya menunjukkan bahwa wawasan dari teori klasik dapat diintegrasikan sebagai mekanisme fungsional dalam paradigma fitrah untuk mencapai tujuan pendidikan holistik. Model ini menawarkan kerangka kerja konseptual serta implikasi praktisnya bagi perancangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang bertujuan menyeimbangkan antara pengasahan potensi spiritual bawaan dan perolehan kompetensi melalui interaksi lingkungan.