Skip to content
Open access

Hifdz Al-Nafs Dalam Qs. An-Nahl Ayat 97: Kepemimpinan Pendidikan dalam Mengatasi Burnout pada Guru

Aug 2026 · SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora · 0 citations

Abstract

Fenomena burnout pada guru menjadi salah satu tantangan serius dalam pengelolaan pendidikan modern karena tingginya tuntutan profesional, administratif, dan tekanan psikologis yang dapat menghambat kualitas pembelajaran. Berbagai penelitian sebelumnya lebih banyak menawarkan solusi psikologis dan manajerial, sementara dimensi spiritual dan nilai-nilai keislaman dalam perlindungan kesehatan mental guru masih belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan pendidikan dalam mengatasi burnout guru melalui perspektif Hifzh al-Nafs dalam konsep Maqashid al-Syariah berdasarkan QS. An-Nahl ayat 97 dengan pendekatan tafsir maqashidi. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan desain analitis-interpretatif melalui kajian terhadap kitab tafsir klasik dan kontemporer, literatur maqashid al-syariah, serta penelitian terkait manajemen pendidikan Islam. Analisis dilakukan dengan menelaah makna hayatan thayyibah, perlindungan jiwa, dan relevansinya terhadap kesejahteraan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hifzh al-Nafs tidak hanya bermakna perlindungan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental, ketenangan jiwa, dan lingkungan kerja yang mendukung. Penelitian ini menghasilkan konstruksi model kepemimpinan pendidikan berbasis maqashid melalui tiga strategi utama, yaitu pendampingan emosional-spiritual, restrukturisasi beban kerja, dan sistem apresiasi yang berkeadilan. Model tersebut menegaskan bahwa perlindungan kesehatan mental guru merupakan tanggung jawab institusional sekaligus implementasi nilai-nilai maqashid al-syariah dalam pendidikan Islam.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.