Skip to content
Open access

Profil Literasi Lingkungan Siswa SMA dan Analisis Kebutuhan Kit Eksperimen Fisika Berbasis Internet of Things (IoT)

Oct 2026 · JagoMIPA Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA · 0 citations

Abstract

Integrasi pendidikan lingkungan ke dalam pembelajaran fisika merupakan strategi krusial untuk mengatasi krisis iklim global, namun efektivitasnya sering terhambat oleh kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan keterampilan analitis siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil literasi lingkungan siswa SMA yang mencakup dimensi pengetahuan, sikap, keterampilan, dan perilaku serta mengidentifikasi kebutuhan kit eksperimen fisika berbasis Internet of Things (IoT) pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif-kualitatif sekuensial terhadap 50 siswa SMAS Sandika Sukajadi yang terbagi dalam Fase E (kelas X, n=14) dan Fase F (Kelas XI, n=19 dan Kelas XII, n=17) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan perwakilan jenjang kelas dan fase kurikulum merdeka. Data dikumpulkan menggunakan angket terstruktur lima dimensi dan pertanyaan terbuka, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, estimasi reliabilitas internal. Hasil penelitian menunjukkan capaian tertinggi berada pada dimensi pengetahuan (83,7%) dan perilaku (81,7%), sedangkan dimensi keterampilan lingkungan menjadi capaian terendah (76,4%). Hasil temuan diperoleh bahwa terdapat knowledge-skill gap yaitu pengetahuan konsep fisika lingkungan belum sejalan dengan kemampuan interpretasi data real time dan penyusunan solusi berbasis bukti (r=-0,17). Sebaliknya, keterampilan lingkungan berkorelasi sangat kuat dengan kebutuhan kit IoT (r=0,72) dan perilaku pro-lingkungan (r=0,68). Analisis tematik mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang masih konvensional dan pengalaman siswa terhadap sensor IoT masih sangat terbatas. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan rekomendasi desain kit eksperimen fisika berbasis IoT yang dilengkapi dashboard grafik real-time, RPM, dan skenario diferensiasi pembelajaran untuk Fase E dan Fase F guna mentransformasi pengetahuan deklaratif menjadi tindakan pro-lingkungan berbasis data.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.