Skip to content
Open access

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid Melalui Tradisi Pembacaan Ratibul Haddad

Sep 2026 · Nusantara Journal of Community Engagement · 0 citations · 10 references

Abstract

Pembacaan Ratibul Haddad merupakan praktik keagamaan di tengah masyarakat Muslim yang berfungsi tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial. Penelitian ini mendeskripsikan penerapan pembacaan Ratibul Haddad sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis masjid di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Sumberjeruk, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, dengan fokus pada pelaksanaan kegiatan, partisipasi keagamaan, interaksi sosial, modal sosial, dan kohesi masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan kuat dari masyarakat dan menjadi ruang perjumpaan sosial yang memperkuat partisipasi keagamaan, komunikasi, dan hubungan antarwarga. Kendala utama adalah waktu pelaksanaan yang berbenturan dengan aktivitas pertanian warga, sehingga membatasi kehadiran secara konsisten dan mengindikasikan perlunya penyesuaian jadwal. Keberlanjutan program setelah masa KKN sangat bergantung pada kemampuan takmir masjid dan jamaah untuk melanjutkannya secara mandiri. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa pembacaan Ratibul Haddad tidak sekadar ritual ibadah, tetapi juga berpotensi menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat berbasis masjid yang mendukung kehidupan religius, kebersamaan, modal sosial, dan kohesi masyarakat secara berkelanjutan.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.