Uji Stabilitas dan Aktivitas Antioksidan Sediaan Face Toner Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) dengan Metode DPPH
Abstract
Kulit wajah terpapar radiasi ultraviolet dan polusi yang dapat meningkatkan pembentukan radikal bebas dan berkontribusi terhadap kerusakan kulit. Daun jambu biji (Psidium Guajava L.) mengandung metabolit sekunder, terutama flavonoid dan senyawa fenolik, yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jambu biji serta memperoleh sediaan Face Toner dengan mutu fisik dan stabilitas yang baik. Penelitian eksperimen dilakukan dengan ekstraksi maserasi menggunakan etanol 70% dan formulasi F0 (0%), F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%). Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, kejernihan, uji iritasi, uji hedonik, serta stabilitas Cycling Test enam siklus. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode DPPH berdasarkan nilai IC₅₀. Ekstrak memiliki rendemen 11,67%, kadar air 8,53%, dan positif mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Nilai IC₅₀ ekstrak sebesar 73,68 ppm. Nilai IC₅₀ F0, F1, F2, dan F3 berturut−turut 84,53; 86,32; 75,70; dan 77,55 ppm. Seluruh formula homogen, tidak menimbulkan iritasi, dan menunjukkan stabilitas fisik selama enam siklus. F2 merupakan formula dengan aktivitas antioksidan terbaik karena memiliki nilai IC₅₀ terendah, yaitu 75,70 ppm.