Skip to content
Open access

Konstruksi Ekoteologi Fatwa MUI Lingkungan: Analisis Semantik dan Strategi Integrasi dalam Pembelajaran PAI Berbasis Proyek

Aug 2026 · Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora · 0 citations

Abstract

Krisis lingkungan global yang semakin serius mendorong perlunya respons keagamaan yang sistematis, salah satunya melalui Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 86 Tahun 2023 tentang Hukum Pengendalian Perubahan Iklim Global. Namun, nilai-nilai ekoteologi dalam fatwa tersebut belum terintegrasi secara optimal ke dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dan madrasah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi ekoteologi dalam Fatwa MUI melalui pendekatan analisis semantik, serta merumuskan strategi integrasinya ke dalam pembelajaran PAI berbasis proyek. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima istilah kunci dalam fatwa, yaitu khālīfah, mīzān, fasād fī al-arḍ, iṣlāḥ, dan maqāṣid al-syarīʿah, mengalami pergeseran makna dari konsep statis menuju kerangka dinamis yang mencakup dimensi hukum, teologi, dan etika. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan Model PAI EcoPjBL, yaitu strategi integrasi ekoteologi ke dalam pembelajaran berbasis proyek yang terdiri atas tiga fase, yakni perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi refleksi. Model ini menghubungkan kompetensi inti PAI (Akidah, Akhlak, Fikih, dan Al-Qur’an-Hadis) dengan proyek nyata seperti audit jejak karbon, kampanye nol limbah, dan pemulihan ekosistem sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis semantik merupakan fondasi epistemik yang penting untuk menerjemahkan fatwa lingkungan menjadi materi pembelajaran yang bermakna, sekaligus menjadi solusi atas kesenjangan antara otoritas normatif keagamaan dan praktik pendidikan formal. Penelitian lanjutan berbasis kuasi-eksperimen disarankan untuk menguji efektivitas model ini secara empiris di lapangan.

Read PDF

Similar papers

Open access Aug 2026

REAKTUALISASI LARANGAN ZINA DALAM SURAH AL-ISRA SEBAGAI LANDASAN DAKWAH PEMUDA: KRITIK TERHADAP BUDAYA PACARAN DAN KONSEP TA’ARUF

Fenomena pacaran di kalangan pemuda Muslim dewasa ini menunjukkan kecenderungan meningkat seiring dengan arus globalisasi dan perubahan pola interaksi sosial. Praktik tersebut seringkali dipandang sebagai hal yang lumrah, meskipun dalam perspektif ajaran Islam memiliki potensi besar mengarah pada perbuatan yang dilaran...

Muhammad Luthfi Sulaeman, Muhammad Fahmi Hanief, Muhammad Zakariya et al. · 0 citations
Open access Aug 2026

Rekonstruksi Nilai Budaya Tulude dalam Perspektif Teologi Kontekstual bagi Pelayanan Gereja di Kepulauan Sangihe: Sebuah Kajian Pustaka Teologis

Budaya Tulude merupakan warisan budaya masyarakat Kepulauan Sangihe yang mengandung nilai spiritual dan sosial sehingga memerlukan pembacaan melalui teologi kontekstual agar gereja mampu menghindari sikap menerima ataupun menolak budaya secara ekstrem. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi nilai-nilai Tulude berdasar...

Ochtavianus Sambu, Yudha Nata Saputra · 0 citations
Open access Aug 2026

Kajian Gender Dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Sekolah Dasar: Analisis Pelaksanaan, Tantangan, dan Strategi Pengembangan

Pendidikan di Sekolah Dasar merupakan fondasi utama pembentukan karakter, pola pikir, dan identitas diri anak. Pada tahap ini, anak mulai menyerap nilai-nilai sosial, termasuk pemahaman mengenai peran laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penyelenggaraanaraan...

Adityawarman Hidayat, Rizki Ananda, Bimbo Bimbo et al. · 0 citations
Open access Sep 2026

Pembelajaran PPKn sebagai Instrumen Edukatif dalam Membangun Nasionalisme Kritis Peserta Didik

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mengembangkan nasionalisme kritis pada siswa. Hal ini tercermin dalam kecenderungan pembelajaran yang tetap normatif, kurang kontekstual, dan tidak mampu menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam...

Yohanis Suki, Firdianti, Maria Kartika Jinas et al. · 0 citations
Open access Aug 2026

Internalisasi Nilai-Nilai Tawassuth dan Tasamuh Melalui Perspektif Integrasi Kurikulum Merdeka pada SMA Al-Atiqiyah Sukabumi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai Tawassuth (moderat) dan Tasamuh (toleran) melalui integrasi Kurikulum Merdeka di SMA Al-Atiqiyah Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pasif, wawan...

Ardianul Sofyan, S. Falah · 0 citations
Open access Sep 2026

A Rekonstruksi Sistem Penjaminan Mutu PAI Berbasis Maqāṣid Al-Syarī‘Ah: Kerangka Indikator dan Implementasi PPEPP

Penjaminan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu menjaga dua tuntutan sekaligus: kepatuhan terhadap standar pendidikan dan keterwujudan tujuan substantif pendidikan Islam. Artikel ini merupakan kajian konseptual yang mengkritisi kemungkinan reduksi mutu menjadi kepatuhan administratif dan menawarkan Maqāṣid al-Syarī‘...

Qomarudin, Mujtahid · 0 citations

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.