Jul 2026· RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business· Vol 5, pp. 22865-22874· 0 citations
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep muhkam-mutasyabih dan nasikh-mansukh dalam kajian Ulumul Al-Qur'an serta menguraikan implikasinya terhadap proses istinbath hukum ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data primer meliputi Al-Qur'an, hadis, kitab tafsir, dan literatur ushul fikih, sedangkan data sekunder berupa buku serta artikel ilmiah yang membahas hukum ekonomi syariah dan perkembangan transaksi kontemporer. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi, pendekatan deskriptif-analitis, dan perbandingan pandangan ulama klasik serta kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat muhkam menjadi fondasi utama penetapan hukum karena memiliki makna yang jelas dan memberikan kepastian terhadap prinsip ekonomi syariah, seperti larangan riba, kewajiban memenuhi akad, keadilan transaksi, dan perlindungan harta. Ayat mutasyabih menyediakan ruang bagi tafsir, takwil, qiyas, maslahah mursalah, dan pendekatan maqashid al-syari'ah untuk menjawab persoalan baru, termasuk fintech, transaksi digital, aset kripto, dan inovasi keuangan syariah. Konsep nasikh-mansukh menjelaskan perkembangan hukum secara bertahap, membantu menentukan dalil yang tetap berlaku, serta mencegah kekeliruan akibat penggunaan dalil yang telah digantikan. Integrasi kedua konsep tersebut menghasilkan metodologi istinbath yang menjaga keseimbangan antara kepastian dan fleksibilitas hukum. Dengan demikian, pemahaman muhkam-mutasyabih dan nasikh-mansukh penting bagi akademisi, mujtahid, lembaga fatwa, dan praktisi ekonomi syariah dalam merumuskan keputusan hukum yang relevan, konsisten, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Perubahan sosial yang ditandai oleh perkembangan teknologi, transformasi ekonomi, kemajuan ilmu pengetahuan, serta perubahan pola kehidupan masyarakat telah melahirkan berbagai persoalan hukum Islam yang memerlukan respons melalui ijtihad. Kondisi tersebut menempatkan ushul fiqh sebagai disiplin ilmu yang berperan pent...
Ingah Maulana, Mhd. Syahnan, Hasan Matsum· QANUN: Journal of Islamic La...· 0 citations
Akuntabilitas manajemen keuangan merupakan aspek yang sangat penting bagi lembaga pendidikan keagamaan seperti Taman Pendidikan Qur’an (TPQ), mengingat pengelolaan dana yang transparan dan bertanggung jawab menjadi landasan kepercayaan di kalangan masyarakat, orang tua murid, dan para donatur. Namun, praktik pencatatan...
Dzakia Ika Nurdita, Nurul Wulandari Putri· Indonesian Journal of Multid...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi guru dalam perspektif Al-Qur’an serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami kompetensi guru tidak semata-mata sebagai kemampuan profesional dan pedagogis, tetapi juga sebagai kesatuan an...
Aisyah Nur Hafifah, Zulfa Pebriani Fauziah, Yani Amalia Putri et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan mahar dalam hukum Islam, menelaah pandangan hukum Islam tentang keterlibatan calon istri dalam menentukan mahar, serta mengkaji bagaimana Mazhab Syafi’i memandang batas kewenangan wali dan partisipasi perempuan dalam penentuan mahar perkawinan. Penelitian ini menggu...
Wildan Saila Rizqi, Abdullah Afif· Integrasi· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan, implementasi operasional, kendala, serta peluang penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Tanjung Pura. Meskipun masyarakat setempat memiliki tingkat religiusitas yang tinggi, pra-penelitian m...
Anjur Perkasa, Azhar Azhar, Kurnia Ikhlas· Jurnal Pusat Studi Pendidika...· 0 citations
Penjaminan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu menjaga dua tuntutan sekaligus: kepatuhan terhadap standar pendidikan dan keterwujudan tujuan substantif pendidikan Islam. Artikel ini merupakan kajian konseptual yang mengkritisi kemungkinan reduksi mutu menjadi kepatuhan administratif dan menawarkan Maqāṣid al-Syarī‘...
Qomarudin, Mujtahid· Jurnal Studi Islam· 0 citations
We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads.
See our Cookie Policy.