Sep 2026· Journal of Islamic Thought and Philosophy· Vol 5, pp. 442-456· 0 citations
Abstract
Artikel ini mengkaji relevansi tafsīr lughawī dalam memahami Al-Qur’an secara kontekstual. Tafsir Lughawi menekankan pemaknaan ayat berdasarkan kaidah bahasa Arab, tetapi penggunaan pendekatan secara harfiah berpotensi mengabaikan konteks sosial, historis, dan tujuan syar‘i ayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari kitab-kitab tafsir bercorak lughawī dan literatur metodologi tafsir, kemudian dianalisis melalui analisis isi dan interpretasi historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Lughawi tetap penting karena Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab sehingga pemahaman terhadap aspek kebahasaan menjadi dasar dalam penafsiran. Namun, pendekatan ini memiliki keterbatasan dalam menjelaskan konteks sosial suatu hukum, memahami kondisi historis masyarakat penerima wahyu, dan menemukan nilai universal dari ayat yang bersifat partikular. Karena itu, tafsir Lughawi perlu dipadukan dengan pendekatan sosiologis, hermeneutis, dan filosofis agar penafsiran Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada makna bahasa, tetapi juga mampu menjawab persoalan sosial, moral, dan spiritual secara kontekstual.
Penelitian ini bertujuan merekonstruksi model pendidikan moral berbasis paternal pedagogy dalam perspektif Luqman Al-Ḥakīm melalui studi tafsir tahlīlī terhadap QS. Luqman ayat 12–19. Kajian ini dilatarbelakangi oleh fenomena krisis moral generasi kontemporer serta melemahnya peran ayah dalam proses pembentukan karakte...
Widodari Nurul Aini, R. E. Jasmit, Akmal Khairi· Integrasi· 0 citations
Abstrak
Artikel ini mengkaji batas epistemologis kasyf sebagai sumber pengetahuan keagamaan dalam kaitannya dengan otentisitas hadis, dengan menjadikan riwayat pertemuan yaqẓah Sayyid Aḥmad bin ‘Alī Baḥr al-Qadīmī dengan Nabi Muhammad saw. dalam Tadzkir al-Nās sebagai studi kasus. Menggunakan metode kualitatif berjeni...
Studi ini bertujuan untuk secara kritis meneliti penerapan pendekatan hermeneutika dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan. Tafsir hermeneutik merupakan pendekatan interpretatif yang menekankan pemahaman teks melalui konteks historis, sosial, dan linguistik. Dalam pembelajaran Al-Qur’an,...
Anisa Salsabila, M. Hakim, R. Sawitri· Journal of Islamicjerusalem...· 0 citations
Penelitian ini mengkaji integrasi tafsir saintifik dalam memahami proses penciptaan manusia pada QS. Al-Mu’minun ayat 12–14 dengan menyoroti perspektif Tafsir Al-Jawahir karya Tantawi Jawhari serta dimensi teologis konsep Ahsan al-Khaliqin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis te...
Hesti Maelanitasari, Leni Maulida, M. Putri et al.· Religion· 0 citations
Penelitian ini bertujuan mengonstruksi konsep peserta didik sebagai khairu ummah berdasarkan perspektif Al-Qur’an sebagai kerangka normatif dalam merespons dekadensi moral dan perundungan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Sumber data primer meliputi Al-Qur’an dan ki...
Anin Fikriyah, M. Mardiah, Entin Suwartin et al.· PESHUM : Jurnal Pendidikan,...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi guru dalam perspektif Al-Qur’an serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami kompetensi guru tidak semata-mata sebagai kemampuan profesional dan pedagogis, tetapi juga sebagai kesatuan an...
Aisyah Nur Hafifah, Zulfa Pebriani Fauziah, Yani Amalia Putri et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads.
See our Cookie Policy.