Jul 2026· Journal of Qur'anic Studies· Vol 2, pp. 13-30· 0 citations
Abstract
Hermeneutika merupakan metode interpretasi yang berkembang dari tradisi filsafat Barat dan kemudian diadopsi oleh sebagian pemikir Muslim dalam studi Al-Qur'an untuk menjawab persoalan-persoalan kontemporer. Penerapan metode ini memunculkan perdebatan mengenai keabsahannya karena dianggap berpotensi menggeser posisi Al-Qur'an sebagai wahyu ilahi menjadi teks historis yang terbuka terhadap interpretasi subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep hermeneutika, sejarah perkembangannya, bentuk aplikasinya dalam tafsir Al-Qur'an, serta mengevaluasi status keabsahan penerapannya dalam perspektif metodologi tafsir Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode content analysis dengan pendekatan deskriptif-analitis dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hermeneutika menawarkan kontribusi dalam memahami konteks historis, sosial, dan budaya ayat-ayat Al-Qur'an sehingga dapat meningkatkan relevansi penafsiran terhadap persoalan modern. Namun, penerapannya juga mengandung kelemahan mendasar karena berpotensi melahirkan relativisme makna, subjektivitas penafsiran, serta mengurangi dimensi transendental wahyu apabila diterapkan tanpa memperhatikan prinsip-prinsip ulumul Qur'an. Oleh karena itu, penggunaan hermeneutika dalam tafsir Al-Qur'an hanya dapat diterima secara terbatas sebagai pendekatan pelengkap yang tetap berlandaskan pada metodologi tafsir klasik, maqāṣid al-syarī‘ah, dan otoritas wahyu. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi kritis terhadap hermeneutika agar mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan studi Al-Qur'an tanpa mengurangi otoritas dan kesucian wahyu
Artikel ini mengkaji relevansi tafsīr lughawī dalam memahami Al-Qur’an secara kontekstual. Tafsir Lughawi menekankan pemaknaan ayat berdasarkan kaidah bahasa Arab, tetapi penggunaan pendekatan secara harfiah berpotensi mengabaikan konteks sosial, historis, dan tujuan syar‘i ayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan k...
Palahudin Palahudin, Elin Erlina, Sufyan Muttaqin· Journal of Islamic Thought a...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi guru dalam perspektif Al-Qur’an serta relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami kompetensi guru tidak semata-mata sebagai kemampuan profesional dan pedagogis, tetapi juga sebagai kesatuan an...
Aisyah Nur Hafifah, Zulfa Pebriani Fauziah, Yani Amalia Putri et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
Pendekatan positivistik dalam ilmu manajemen modern sering kali terjebak pada angka dan efisiensi kuantitatif, sehingga gagal membaca dinamika manusia, konflik budaya, dan krisis komunikasi organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan filsafat hermeneutika sebagai pisau analisis dalam memecahkan kompleks...
Noval Fadhlur Rohman, H. Taufik, Muhammad Ubaidillah· JOURNAL Educational Manageme...· 0 citations
Perdebatan mengenai pluralisme agama dalam perspektif Islam masih menyisakan perbedaan pandangan, khususnya terkait hubungan antara komitmen teologis dan kehidupan masyarakat majemuk. Penelitian tentang pemikiran Sayyid Qutb umumnya berfokus pada studi komparatif atau penafsiran ayat-ayat tertentu, sehingga belum merek...
Herlina Yunita Amroin, M. N. Janhari· Al Karima : Jurnal Studi Ilm...· 0 citations
Disrupsi teknologi kecerdasan buatan menuntut reorientasi metodologis dalam kajian tafsir Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini bertujuan mengkaji hermeneutika komputasional sebagai instrumen bantu untuk memetakan sentimen leksikal dalam Surat Al-Baqarah melalui Natural Language Processing (NLP) dan otomasi alur kerja...
Dwinuryudha Ken Rifqi, Muhammad Irfan, Dedi Gunawan et al.· Al Karima : Jurnal Studi Ilm...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumtif dalam walimatul urs melalui tren intimate wedding, mengidentifikasi bentuk-bentuk beban finansial pasca-nikah yang ditimbulkannya, serta mengevaluasi kedua fenomena tersebut dalam perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif...