Jul 2026· Jurnal Masyarakat Madani Indonesia· Vol 5, pp. 2598-2604· 0 citations· 15 references
Abstract
Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pola penularan dan gejala dini Tuberkulosis (TBC), hambatan sosiopsikologis berupa stigma, serta kondisi fisik lingkungan hunian yang tidak memenuhi standar rumah sehat menjadi faktor utama stagnasi penemuan kasus aktif di Kelurahan Kalipuro. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program "GEMPITA BERDAYA" (Gerakan Muda Peduli dan Tanggap Tuberkulosis) sebagai intervensi promosi kesehatan berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi TBC dan mendukung penemuan kasus aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest-posttest melibatkan 40 warga sasaran di Lingkungan Wangkal melalui teknik skrining door-to-door menggunakan instrumen kuesioner terstruktur berbahasa daerah. Program ini mengintegrasikan peran aktif kader remaja dari Madrasah Aliyah Ibrahimy yang telah dilatih secara khusus. Hasil skrining kesehatan berhasil mengidentifikasi 3 warga terduga (suspek) TBC berdasarkan indikator gejala klinis awal. Sementara itu, hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan masyarakat yang sangat signifikan, yaitu dari 25,25 pada pre-test menjadi 90,50 pada post-test (p < 0,001). Program ini membuktikan bahwa edukasi interaktif berbasis pemberdayaan kader remaja lokal efektif memotong kesenjangan informasi, meluruskan persepsi keliru terkait stigma TBC, serta membangun kesadaran kolektif dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat komunitas.
Penanganan perilaku maladaptif pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di pendidikan non-formal sering kali bersifat reaktif dan intuitif akibat ketiadaan asesmen perilaku yang sistematis. Kondisi ini tidak hanya menghambat efektivitas pembelajaran inklusif di dalam kelas, melainkan juga secara signifikan memicu terjadinya...
Lintang Al-mar'atus Sholihah, S. N. Purnamawati, Wahyu Hardiani et al.· Bima Abdi Jurnal Pengabdian...· 0 citations
Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu penyebab kematian akibat penyakit infeksi tertinggi di dunia, dengan Indonesia menempati peringkat kedua beban kasus TBC terbesar. Rendahnya literasi masyarakat mengenai epidemiologi TBC, disertai anggapan keliru bahwa TBC merupakan penyakit keturunan atau kut...
Artikel ini mendokumentasikan inisiatif yang dilakukan oleh Kelompok 09 program "Kuliah Kerja Mahasiswa" (KKM) untuk menjawab kebutuhan terkait infrastruktur fisik, pendidikan, teknologi, ekonomi, dan kesehatan di lingkungan Cipete. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif yang mencakup observasi par...
Vina Vijaya Kusuma, Romli Ardie, Risti Afriliyani et al.· Jurnal Pengabdian Masyarakat...· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teologi feminisme dalam etika berpakaian perempuan melalui pemikiran Iris Marion Young. Berangkat dari realitas bahwa etika berpakaian perempuan sering kali dibentuk oleh norma-norma patriarkal yang menempatkan tubuh perempuan sebagai objek pengawasan dan kontrol sosial, peneliti...
Estimasi kasus baru Tuberkulosis (TBC) di Indonesia mencapai sekitar 1.080.000 kasus per tahun, menjadikan Indonesia negara dengan beban kasus TBC tertinggi kedua di dunia setelah India. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan strategi penanggulangan TBC di tingkat masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, pemanfa...
Tindakan bedah merupakan solusi utama dalam penanganan katarak, namun prosedur ini kerap memicu kecemasan yang luar biasa pada pasien. Ketegangan psikologis maupun fisik yang muncul menjelang operasi dapat menghambat kesiapan tindakan medis tersebut. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti terapi...