Penanganan perilaku maladaptif pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di pendidikan non-formal sering kali bersifat reaktif dan intuitif akibat ketiadaan asesmen perilaku yang sistematis. Kondisi ini tidak hanya menghambat efektivitas pembelajaran inklusif di dalam kelas, melainkan juga secara signifikan memicu terjadinya kelelahan emosional (burnout) pada para guru di lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pedagogik sepuluh orang guru mitra dalam mengelola perilaku maladaptif melalui penerapan Functional Behavior Assessment (FBA) berbasis model Antecedent-Behavior-Consequence (ABC). Metode yang diterapkan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan model Training of Trainers (ToT) yang diintegrasikan dengan Experiential Learning. Tahap pelatihan meliputi berbagi pengalaman mengajar, refleksi kritis, pembentukan konsep dan simulasi bedah kasus, yang dievaluasi secara komprehensif melalui instrumen tes pengetahuan tertulis terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman konseptual guru sebesar 22%, dengan rata-rata pre-test 71 meningkat menjadi 93 pada post-test. Secara kualitaif, 100% peserta berhasil mengintegrasikan kerangka ABC dan bertransformasi dari intervensi reaktif menjadi proaktif berbasis asesmen. Implikasi strategis dari kegiatan ini adalah terciptanya budaya asesmen perilaku yang sistematis di lembaga pendidikan non-formal, penurunan tingkat stres guru, serta efisiensi alokasi waktu pembelajaran. Kondisi ini pada akhirnya akan mendukung optimalisasi kemandirian fungsional ABK dan turut mewujudkan ekosistem pendidikan inklusif yang lbih suportif dan berkelanjutan.
Transformasi digital dalam pendidikan memerlukan penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara pedagogis, termasuk untuk mengembangkan bahan pembelajaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru UPT SDN 68 Pinrang dalam memanfaatkan Canva for Education un...
Nur Afni, H. Agussalim, A. Ashari et al.· Abdimas Toddopuli: Jurnal Pe...· 0 citations
Perkembangan pembelajaran berbasis teknologi menuntut guru memiliki kemampuan dalam memanfaatkan media digital secara interaktif. Namun, hasil observasi pada empat sekolah mitra di Desa Mangkahui, yaitu MTs Darul Ulum, SDN Mangkahui 01, SDN 02 Mangkahui, dan SMP 04 Murung, menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominas...
Rosynda Yogi Fardianti, Oktaviani Yusliana, N. Azzahra et al.· Jurnal Pengabdian Masyarakat...· 0 citations
AbstrakLatar Belakang: Kelurahan Kasin, Kota Malang memiliki 31 kader kesehatan di RW 04 yang menghadapi permasalahan tingginya kejadian kulit kering (xerosis) pada lansia, namun belum memiliki keterampilan teknis mengolah tanaman herbal lokal. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk men...
Desa Batu Menyan merupakan desa pesisir dengan potensi wisata bahari besar, namun perempuan sebagai aktor penggerak ekonomi (kader pembangunan, anggota PKK, pelaku UMKM) masih menghadapi keterbatasan literasi mengenai konsep dasar blue economy dan green economy. Mereka juga memiliki kendala dalam komunikasi persuasif s...
Meiliyana, Ayu Wulandari, E. Sulistio et al.· Pelita Masyarakat· 0 citations
Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini memerlukan kompetensi guru agar teknologi dapat digunakan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Augmented Reality (AR) berpotensi menjadi media pembelajaran interaktif karena mampu menggabungkan objek virtual dengan lingkungan nyata. Kegi...
M. Kholil, Kristinanti Charisma, Rafika Akhsani et al.· Journal of Digital Community...· 0 citations
Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) merupakan solusi strategis penguatan ketahanan pangan keluarga karena produktivitasnya tinggi dan mudah dipelihara. Namun, peternak ayam KUB skala rumah tangga di Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang masih terkendala dalam penetasan karena mesin tetas kelompok be...