Jul 2026· Nuris Journal of Education and Islamic Studies· Vol 6, pp. 269-276· 0 citations· 15 references
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kebaikan dalam konsep amar ma'ruf nahi munkar, mengeksplorasi paparan dalam kerangka Teologi Islam Rahmatan Lil Alamin (TIRA), serta merekonstruksi pemahamannya agar lebih humanis dan kontekstual dalam menghadapi dinamika masyarakat kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus reflektif-konseptual. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terhadap aktor dakwah dan pendidikan Islam, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik berbasis kerangka TIRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kebaikan dalam amar ma'ruf nahi munkar mengalami pergeseran dari pendekatan normatif-legalistik menuju pendekatan humanis yang menekankan rahmah, keadilan, inklusivitas, dan kemaslahatan. Selain itu, ditemukan adanya ketegangan antara interpretasi tekstual dan kontekstual dalam praktik dakwah, terutama di ruang digital yang mempercepat fragmentasi makna keagamaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa Teologi Islam Rahmatan Lil Alamin (TIRA) berfungsi sebagai kerangka integratif yang mampu menjembatani teks, konteks, dan realitas sosial dalam memahami kebaikan secara lebih utuh. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa amar ma'ruf nahi munkar perlu direkonstruksi sebagai praktik sosial yang dialogis dan berbasis kemaslahatan agar relevan dengan tantangan masyarakat modern yang plural dan terdigitalisasi.
Krisis lingkungan global yang semakin serius mendorong perlunya respons keagamaan yang sistematis, salah satunya melalui Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 86 Tahun 2023 tentang Hukum Pengendalian Perubahan Iklim Global. Namun, nilai-nilai ekoteologi dalam fatwa tersebut belum terintegrasi secara optimal ke dala...
A. Safitri, Arif Maulana, Khusnul Khotimah et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
ABSTRAK
Tahap literasi kesihatan yang berbeza dalam kalangan masyarakat Malaysia mencerminkan wujudnya ketidaksamarataan sosial yang berpunca daripada perbezaan pendidikan, pengalaman budaya serta cara komuniti berinteraksi dengan maklumat kesihatan. Dalam konteks ini, kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan...
Nurul Izyan Husna Ibrahim, Abdul Hafiz Ab Rahman, A. Abdullah· Jurnal Wacana Sarjana· 0 citations
Rukhsah dalam ibadah puasa merupakan bentuk kemudahan yang diberikan syariat Islam kepada mukallaf yang mengalami kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan, lanjut usia, serta kondisi lain yang menyebabkan kesulitan dalam menjalankan puasa. Perbedaan pandangan ulama mengenai batasan kondisi yang memperoleh rukhsah men...
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan mahar dalam hukum Islam, menelaah pandangan hukum Islam tentang keterlibatan calon istri dalam menentukan mahar, serta mengkaji bagaimana Mazhab Syafi’i memandang batas kewenangan wali dan partisipasi perempuan dalam penentuan mahar perkawinan. Penelitian ini menggu...
Wildan Saila Rizqi, Abdullah Afif· Integrasi· 0 citations
Fenomena gagalnya keberangkatan jamaah haji furoda di Indonesia menunjukkan perkembangan cara masyarakat memaknai ibadah dalam konteks sosial religius kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep ikhtiar, tawakal, dan takdir melalui perspektif Teologi Islam dengan pendekatan dekonstruksi Jacques Derrida. M...
Penelitian ini mengeksplorasi fenomena rekonsiliasi antara tradisi pendidikan salaf dan tuntutan modernitas melalui dinamika habituasi literasi keagamaan di MI Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis formulasi habituasi serta strategi implementasi integrasi kurikulum pesantren ke dal...
Ummu Salamah, A. Fahruddin· Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidi...· 0 citations
We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads.
See our Cookie Policy.